Postingan

Bab Perintah Beriman Kepada Allah dan Rasul-Nya

بَابُ الْأَمْرِ بِالْإِيمَانِ بِاللهِ وَرَسُولِهِ وَشَرَائِعِ الدِّينِ وَالدُّعَاءِ إِلَيْهِ  حَدَّثَنَا خَلَفُ بْنُ هِشَامٍ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ، عَنْ أَبِي جَمْرَةَ قَالَ: سَمِعْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ، Telah menceritakan kepada kami Khalaf bin Hisyam, telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid, dari Abu Jamrah, ia berkata: Aku mendengar Ibnu Abbas, (ح) وَحَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، وَاللَّفْظُ لَهُ، أَخْبَرَنَا عَبَّادُ بْنُ عَبَّادٍ، عَنْ أَبِي جَمْرَةَ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: (ح) Dan telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya—dan lafazh ini miliknya—, telah mengabarkan kepada kami 'Abbad bin 'Abbad, dari Abu Jamrah, dari Ibnu Abbas, ia berkata: «قَدِمَ وَفْدُ عَبْدِ الْقَيْسِ عَلَى رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، "Utusan Abdul Qais datang menghadap Rasulullah ﷺ, فَقَالُوا: يَا رَسُولَ اللهِ، إِنَّا هَذَا الْحَيَّ مِنْ رَبِيعَةَ، lalu mereka berkata: 'Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami adalah kabilah dari Rabi'ah ini, وَقَ...

Bab: Islam dibangun di atas lima perkara

بَابُ قَوْلِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ Bab: Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Islam dibangun di atas lima (perkara).” صَحِيحُ مُسْلِمٍ - ط التُّرْكِيَّةِ - جـ ١ (ص: ٣٤) Shahih Muslim – (cetakan) Turki – jilid 1 (hal. 34). --- ١٩ - (١٦) حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ الْهَمْدَانِيُّ، 19 - (16) Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah bin Numair al-Hamdani, حَدَّثَنَا أَبُو خَالِدٍ - يَعْنِي: سُلَيْمَانَ بْنَ حَيَّانَ الْأَحْمَرَ -، telah menceritakan kepada kami Abu Khalid – yaitu: Sulaiman bin Hayyan al-Ahmar –, عَنْ أَبِي مَالِكٍ الأَشْجَعِيِّ، dari Abu Malik al-Asja‘i, عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَيْدَةَ، dari Sa‘d bin ‘Ubaidah, عَنِ ابْنِ عُمَرَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، dari Ibnu Umar, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, قَالَ: beliau bersabda: «بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسَةٍ: “Islam dibangun di atas lima (perkara): عَلَى أَنْ يُوَحَّدَ اللَّهُ، (pertama) bahw...

Bab penjelasan tentang iman yang dengannya seseorang masuk surga

بَابُ بَيَانِ الْإِيمَانِ الَّذِي يُدْخَلُ بِهِ الْجَنَّةُ وَأَنَّ مَنْ تَمَسَّكَ بِمَا أُمِرَ بِهِ دَخَلَ الْجَنَّةَ Bab penjelasan tentang iman yang dengannya seseorang masuk surga, dan bahwa barangsiapa berpegang teguh pada apa yang diperintahkan kepadanya, ia masuk surga. 12 - (13) حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللهِ بْنِ نُمَيْرٍ ، حَدَّثَنَا أَبِي ، حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عُثْمَانَ ، حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ طَلْحَةَ قَالَ: حَدَّثَنِي أَبُو أَيُّوبَ: 12 - (13) Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah bin Numair, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami 'Amr bin 'Utsman, telah menceritakan kepada kami Musa bin Thalhah, ia berkata: Telah menceritakan kepadaku Abu Ayyub: « أَنَّ أَعْرَابِيًّا عَرَضَ لِرَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم وَهُوَ فِي سَفَرٍ، "Bahwa seorang Arab Badui menghadang Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ketika beliau sedang dalam perjalanan. فَأَخَذَ بِخِطَامِ نَاقَتِهِ، أَوْ بِزِمَامِهَا، Lalu ia ...

Bab: Tentang Penjelasan Iman kepada Allah dan Syariat-syariat Agama.

بَابٌ: فِي بَيَانِ الْإِيمَانِ بِاللهِ وَشَرَائِعِ الدِّينِ Bab: Tentang Penjelasan Iman kepada Allah dan Syariat-syariat Agama. 10 - (12) حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ بُكَيْرٍ النَّاقِدُ ، حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ أَبُو النَّضْرِ ، حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ الْمُغِيرَةِ ، عَنْ ثَابِتٍ ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: 10 - (12) Telah menceritakan kepadaku 'Amr bin Muhammad bin Bukair An-Naqid, telah menceritakan kepada kami Hasyim bin Al-Qasim Abu An-Nadhar, telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Al-Mughirah, dari Tsabit, dari Anas bin Malik, ia berkata: « نُهِينَا أَنْ نَسْأَلَ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم عَنْ شَيْءٍ، "Kami dilarang untuk menanyakan sesuatu kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. فَكَانَ يُعْجِبُنَا أَنْ يَجِيءَ الرَّجُلُ مِنْ أَهْلِ الْبَادِيَةِ، الْعَاقِلُ، فَيَسْأَلَهُ وَنَحْنُ نَسْمَعُ، Maka kami merasa senang jika datang seorang laki-laki yang cerdas dari penduduk badui (pedalaman), lalu ia bertanya kepada be...