Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2025

Penjelasan Bab Perintah Beriman kepada Allah Ta'ālā dan Rasul-Nya #3

قوله (وَفِي الْقَوْمِ رَجُلٌ أَصَابَتْهُ جِرَاحَةٌ) Ucapannya: (“Dan di tengah kaum itu ada seorang laki-laki yang terkena luka”). وَاسْمُ هَذَا الرجل جهم Dan nama laki-laki ini adalah Jahm. وَكَانَتِ الْجِرَاحَةُ فِي سَاقِهِ Dan lukanya berada di betisnya. قَوْلُهُ صلى الله عليه وسلم (فِي أَسْقِيَةِ الْأَدَمِ الَّتِي يُلَاثُ عَلَى أَفْوَاهِهَا) Sabda Nabi صلى الله عليه وسلم: (“Dalam qirbah-qirbah dari kulit yang ‘yulaatsu’ pada mulut-mulutnya”). أَمَّا الْأَدَمُ فَبِفَتْحِ الْهَمْزَةِ وَالدَّالِ جَمْعُ أَدِيمٍ Adapun *al-adam* (kulit) dibaca dengan memfathahkan hamzah dan dal, ia adalah jamak dari *adiim*. وَهُوَ الْجِلْدُ الَّذِي تَمَّ دِبَاغُهُ Dan ia adalah kulit yang telah selesai disamak. وَأَمَّا يُلَاثُ عَلَى أَفْوَاهِهَا فَبِضَمِّ الْمُثَنَّاةِ مِنْ تَحْتُ وَتَخْفِيفِ اللَّامِ وَآخِرُهُ ثَاءٌ مُثَلَّثَةٌ Adapun *yulaatsu ‘ala afwaahihaa* dibaca dengan mendhammahkan huruf ta’ yang bertitik dua di bawah, mentakhfif (meringankan) huruf lam, dan di akhirnya ada tsa’ (ث) bertiga t...

Penjelasan Bab Perintah Beriman kepada Allah Ta'ālā dan Rasul-Nya #2

قَوْلُهُ (فَأَتَتْهُ امْرَأَةٌ تَسْأَلهُ عَنْ نَبِيذِ الْجَرِّ) Ucapannya: (Maka datanglah seorang wanita kepadanya menanyakan tentang nabiz [air rendaman] dalam al-jarr). أَمَّا الْجَرُّ فَبِفَتْحِ الْجِيمِ وَهُوَ اسْمُ جَمْعٍ الْوَاحِدَةُ جَرَّةٌ وَيُجْمَعُ أَيْضًا عَلَى جِرَارٍ وَهُوَ هَذَا الْفَخَّارُ الْمَعْرُوفُ Adapun *al-jarr*, dibaca dengan men-fathah-kan huruf *jim*, ia adalah *isim jam’* (kata benda kolektif), bentuk tunggalnya adalah *jarrah*, dan dijamakkan juga menjadi *jirar*, dan ia adalah tembikar/gerabah yang sudah dikenal ini. وَفِي هَذَا دَلِيلٌ عَلَى جَوَازِ اسْتِفْتَاءِ الْمَرْأَةِ الرِّجَالَ الْأَجَانِبَ وَسَمَاعِهَا صَوْتَهُمْ وَسَمَاعِهِمْ صَوْتَهَا لِلْحَاجَةِ Dan dalam hal ini terdapat dalil atas bolehnya seorang wanita meminta fatwa kepada laki-laki asing (bukan mahram), serta (bolehnya) wanita tersebut mendengar suara mereka dan mereka mendengar suara wanita tersebut karena adanya kebutuhan. وَفِي قَوْلِهِ إِنَّ وَفْدَ عَبْدِ الْقَيْسِ إِلَخْ دَلِيلٌ عَلَى...

Penjelasan Bab Perintah Beriman kepada Allah Ta'ālā dan Rasul-Nya #1

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ بَابُ الْأَمْرِ بِالْإِيمَانِ بِاللَّهِ تَعَالَى وَرَسُولِهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَرَائِعِ الدِّينِ وَالدُّعَاءِ إِلَيْهِ وَالسُّؤَالِ عَنْهُ وَحِفْظِهِ وَتَبْلِيغِهِ مَنْ لَمْ يَبْلُغْهُ Bab Perintah Beriman kepada Allah Ta'ālā dan Rasul-Nya shallallāhu 'alaihi wa sallam, (beriman) kepada syariat-syariat agama, menyeru kepadanya, bertanya tentangnya, menjaga (ilmu itu), dan menyampaikannya kepada orang yang belum sampai kepadanya. هَذَا الْبَابُ فِيهِ حَدِيثُ ابْنِ عَبَّاسٍ وَحَدِيثُ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ Bab ini memuat hadis Ibnu 'Abbās dan hadis Abū Sa'īd al-Khudrī radhiyallāhu 'anhum. فَأَمَّا حَدِيثُ ابْنِ عَبَّاسٍ فَفِي الْبُخَارِيِّ أَيْضًا وَأَمَّا حَدِيثُ أَبِي سَعِيدٍ فَفِي مُسْلِمٍ خَاصَّةً Adapun hadis Ibnu 'Abbās, ada juga dalam Shahīh al-Bukhārī. Sedangkan hadis Abū Sa'īd terdapat secara khusus dalam (Shahīh) Muslim. قَوْلُهُ فِي الرِّوَايَةِ الْأُولَى: (حَدَّثَن...

Postingan populer dari blog ini

Bab: Tentang Penjelasan Iman kepada Allah dan Syariat-syariat Agama.

Bab penjelasan tentang shalat-shalat yang merupakan salah satu rukun Islam.

Penjelasan Iman, Islam dan Ihsan #2